A. APA ITU HIV DAN AIDS ?
HIV/AIDS
merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di negara berkembang
(Coovadia & Hadingham, 2005), termasuk Indonesia. HIV dapat menyebabkan
masyarakat kehilangan harapan mereka (Akol, 2000). Penyakit yang menyerang
sistem kekebalan tubuh manusia ini memungkinkan munculnya berbagai jenis
infeksi oportunistik.
AIDS dimulai dari tubuh
terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus HIV, kemudian HIV menyerang
sel-sel tertentu dari sistem kekebalan tubuh dan menghacurkan sistem kekebalan
tubuh setelah menginfeksi host manusia
B.
CARA
PENULARAN VIRUS HIV?
HIV menular melalui cairan tubuh seperti darah, semen atau air mani, cairan vagina, air susu ibu dan
cairan lainnya yang mengandung darah.
Virus tersebut menular melalui:
Melakukan
penetrasi seks yang tidak aman dengan seseorang yang telah terinfeksi.
HIV menular melalui cairan tubuh seperti darah, semen atau air mani, cairan vagina, air susu ibu dan
cairan lainnya yang mengandung darah.
Virus tersebut menular melalui:
2. Melalui
darah yang terinfeksi yang diterima selama transfusi darah dimana darah
tersebut belum dideteksi
virusnya atau pengunaan jarum suntik yang tidak steril.
virusnya atau pengunaan jarum suntik yang tidak steril.
3. Dengan
mengunakan bersama jarum untuk menyuntik obat bius dengan seseorang yang telah
terinfeksi.
4. Wanita
hamil dapat juga menularkan virus ke bayi mereka selama masa kehamilan atau
persalinan dan juga melalui menyusui.
C. YANG BERESIKO TINGGI TERKENA HIV
Orang atau kelompok orang yang beresiko tinggi terkena AIDS. Kelompok yang sangat beresiko tinggi diantaranya adalah para homoseksual dan Heteroseksual yang suka bergonta ganti pasangan, khususnya yang suka jajan (dalam tanda petik "melalui pelacuran"). Di Amerika contohnya penularan AIDS yang disebabkan oleh Virus HIV 56-75% adalah kelompok orang Homoseksual, dan sisanya 26-20% yaitu dari kelompok Heteroseksual. Namun dari berbagi informasi sekarang ini 86% yang beresiko tertular Virus HIV justru dari hubungan Heteroseksual, sisanya dari kelompok Homoseksual dan gara-gara transfusi darah, penggunaan jarum sutik pada pencandu narkoba dan lainnya.
Jika dilhat dari kelompok usia, maka yang sangat beresiko tinggi penularan Virud HIV adalah kelompok remja atau anak muda yaitu usia sekitar 13-25 tahun. Karena kelompok usia tersebut pergaulan bebasnya sangat tinggi terlebih di negara-negara yang tidak mengutamakan nilai moral, etik, dan agama. Sebgai contoh di Amerika serikat, katanya 7 dari 10 wanita dan 8 dari 10 pria melakukan hubungan seksual sebelum umur 20 tahaun atau dibwah 20 tahun. Dan satu dari 6 pelajar wanita yang pergaulannya sangat bebas (sexually active), paling sedikit telah berganti-ganti psangan dengan 4 pria yang berbeda ( wow sangat mengherankan buat saya). Satu lagi, setiap tahunya 1-7 remaja tersebut terkena penyakit kelamin (Veneral Disease). Dan masih banyak lagi penyakit yang disebabakn pergaulan bebas dan seks bebas seperti kecing nanah, sifilis, PHS (Penyakit Hubungan Seksual) atau PMS ( Penyakit Menular Seksual) dan lain-lainnya.
Orang atau kelompok orang yang beresiko tinggi terkena AIDS. Kelompok yang sangat beresiko tinggi diantaranya adalah para homoseksual dan Heteroseksual yang suka bergonta ganti pasangan, khususnya yang suka jajan (dalam tanda petik "melalui pelacuran"). Di Amerika contohnya penularan AIDS yang disebabkan oleh Virus HIV 56-75% adalah kelompok orang Homoseksual, dan sisanya 26-20% yaitu dari kelompok Heteroseksual. Namun dari berbagi informasi sekarang ini 86% yang beresiko tertular Virus HIV justru dari hubungan Heteroseksual, sisanya dari kelompok Homoseksual dan gara-gara transfusi darah, penggunaan jarum sutik pada pencandu narkoba dan lainnya.
Jika dilhat dari kelompok usia, maka yang sangat beresiko tinggi penularan Virud HIV adalah kelompok remja atau anak muda yaitu usia sekitar 13-25 tahun. Karena kelompok usia tersebut pergaulan bebasnya sangat tinggi terlebih di negara-negara yang tidak mengutamakan nilai moral, etik, dan agama. Sebgai contoh di Amerika serikat, katanya 7 dari 10 wanita dan 8 dari 10 pria melakukan hubungan seksual sebelum umur 20 tahaun atau dibwah 20 tahun. Dan satu dari 6 pelajar wanita yang pergaulannya sangat bebas (sexually active), paling sedikit telah berganti-ganti psangan dengan 4 pria yang berbeda ( wow sangat mengherankan buat saya). Satu lagi, setiap tahunya 1-7 remaja tersebut terkena penyakit kelamin (Veneral Disease). Dan masih banyak lagi penyakit yang disebabakn pergaulan bebas dan seks bebas seperti kecing nanah, sifilis, PHS (Penyakit Hubungan Seksual) atau PMS ( Penyakit Menular Seksual) dan lain-lainnya.
Dengan
adanya kehadiran penyakit HIV/AIDS selama ini telah mampu membawa beberapa
kegemparan tersendiri bagi dunia dan manusia karena tak hanya menjangkiti dan
dengan cepat menular ke tubuh manusia lainnya namun juga dapat menyebabkan
kematian yang cukup menyiksa karena akan berlangsung secara perlahan-lahan.
Dampak AIDS bagi remaja merupakan salah satu hal yang perlu untuk diperhatian
oleh semua lembaga dan golongan masyarakat karena dapat memengaruhi kelanjutan
penerus bangsa ini.
D. DAMPAK HIV/AIDS BAGI REMAJA YANG
TERKENA INFEKSI, yaitu :
- Tidak mampu untuk beraktivitas
- Putus sekolah
- Tidak diterima oleh lingkungan sekitarnya
- Gangguan pada mental remaja
- Tidak punya teman
- Timbulnya rasa malu dan minder
- Bunuh diri
Dampak dari AIDS
yang dialami remaja cenderung lebih sulit untuk diatasi kerena pada saat atau
fase seperti ini remaja cenderung gampang terpengaruh oleh pemikiran orang lain
serta memiliki pemikiran yang lebih kritis dari pada orang dewasa dan anak-anak
yang mengalami hal serupa
sumber :
Dapat menambah wawasan, terima kasih😉
BalasHapusDengan membaca ini, saya lebih memahami apa itu HIV/AIDS.Terima kasih :)
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusGood information,thanks
BalasHapusTerima kasih infonya
BalasHapusSangat membantu😃
BalasHapussangat bermanfaat, tks
BalasHapusThks ka info nya sangat membantu
BalasHapusSangat mambantu sekali infonya, terima kasih
BalasHapusInfonya sangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapus