Sabtu, 29 September 2018

DAMPAK HIV/AIDS BAGI REMAJA



A.  APA ITU HIV DAN AIDS ?
HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di negara berkembang (Coovadia & Hadingham, 2005), termasuk Indonesia. HIV dapat menyebabkan masyarakat kehilangan harapan mereka (Akol, 2000). Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia ini memungkinkan munculnya berbagai jenis infeksi oportunistik. 
AIDS dimulai dari tubuh terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus HIV, kemudian HIV menyerang sel-sel tertentu dari sistem kekebalan tubuh dan menghacurkan sistem kekebalan tubuh setelah menginfeksi host manusia

B.        CARA PENULARAN VIRUS HIV?

HIV menular melalui cairan tubuh seperti darah, semen atau air mani, cairan vagina, air susu ibu dan
cairan lainnya yang mengandung darah.
Virus tersebut menular melalui:
  Melakukan penetrasi seks yang tidak aman dengan seseorang yang telah terinfeksi.
2.      Melalui darah yang terinfeksi yang diterima selama transfusi darah dimana darah tersebut belum dideteksi
virusnya atau pengunaan jarum suntik yang tidak steril.
3.      Dengan mengunakan bersama jarum untuk menyuntik obat bius dengan seseorang yang telah terinfeksi.
4.      Wanita hamil dapat juga menularkan virus ke bayi mereka selama masa kehamilan atau persalinan dan juga melalui menyusui.

C.       YANG BERESIKO TINGGI TERKENA HIV
         Orang atau kelompok orang yang beresiko tinggi terkena AIDS. Kelompok yang sangat beresiko tinggi diantaranya adalah para homoseksual dan Heteroseksual yang suka bergonta ganti pasangan, khususnya yang suka jajan (dalam tanda petik "melalui pelacuran"). Di Amerika contohnya penularan AIDS yang disebabkan oleh Virus HIV 56-75% adalah kelompok orang Homoseksual, dan sisanya 26-20% yaitu dari kelompok Heteroseksual. Namun dari berbagi informasi sekarang ini 86% yang beresiko tertular Virus HIV justru dari hubungan Heteroseksual, sisanya dari kelompok Homoseksual dan gara-gara transfusi darah, penggunaan jarum sutik pada pencandu narkoba dan lainnya.
Jika dilhat dari kelompok usia, maka yang sangat beresiko tinggi penularan Virud HIV adalah kelompok remja atau anak muda yaitu usia sekitar 13-25 tahun. Karena kelompok usia tersebut pergaulan bebasnya sangat tinggi terlebih di negara-negara yang tidak mengutamakan nilai moral, etik, dan agama. Sebgai contoh di Amerika serikat, katanya 7 dari 10 wanita dan 8 dari 10 pria melakukan hubungan seksual sebelum umur 20 tahaun atau dibwah 20 tahun. Dan satu dari 6 pelajar wanita yang pergaulannya sangat bebas (sexually active), paling sedikit telah berganti-ganti psangan dengan 4 pria yang berbeda ( wow sangat mengherankan buat saya). Satu lagi, setiap tahunya 1-7 remaja tersebut terkena penyakit kelamin (Veneral Disease). Dan masih banyak lagi penyakit yang disebabakn pergaulan bebas dan seks bebas seperti kecing nanah, sifilis, PHS (Penyakit Hubungan Seksual) atau PMS ( Penyakit Menular Seksual) dan lain-lainnya.

Dengan adanya kehadiran penyakit HIV/AIDS selama ini telah mampu membawa beberapa kegemparan tersendiri bagi dunia dan manusia karena tak hanya menjangkiti dan dengan cepat menular ke tubuh manusia lainnya namun juga dapat menyebabkan kematian yang cukup menyiksa karena akan berlangsung secara perlahan-lahan. Dampak AIDS bagi remaja merupakan salah satu hal yang perlu untuk diperhatian oleh semua lembaga dan golongan masyarakat karena dapat memengaruhi kelanjutan penerus bangsa ini.
D.      DAMPAK HIV/AIDS BAGI REMAJA YANG TERKENA INFEKSI, yaitu :
  1. Tidak mampu untuk beraktivitas
  2. Putus sekolah
  3. Tidak diterima oleh lingkungan sekitarnya
  4. Gangguan pada mental remaja
  5. Tidak punya teman
  6. Timbulnya rasa malu dan minder
  7. Bunuh diri
Dampak dari AIDS yang dialami remaja cenderung lebih sulit untuk diatasi kerena pada saat atau fase seperti ini remaja cenderung gampang terpengaruh oleh pemikiran orang lain serta memiliki pemikiran yang lebih kritis dari pada orang dewasa dan anak-anak yang mengalami hal serupa


sumber :


10 komentar: